Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Latest Program: Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Elizabeth Martin - narakabar.com 3 mins read 5 views

Latest Program: Pengakuan Hari Kepercayaan di DIY 13 Juli Latest Program menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan kebijakan agama di Indonesia.

Latest Program: Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Latest Program: Pengakuan Hari Kepercayaan di DIY 13 Juli

Latest Program menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan kebijakan agama di Indonesia. Pengakuan hari kepercayaan oleh Pemerintah sebagai hari libur nasional pada 13 Juli, menandai langkah signifikan menuju kesetaraan antaragama. Di Yogyakarta, penyuluh kepercayaan dan masyarakat penghayat agama menyambut kebijakan ini sebagai bukti keberhasilan perjuangan yang telah berlangsung lama. Meski sebelumnya sering mengalami penolakan dari sejumlah lembaga, kini momen ini dianggap sebagai kebanggaan kolektif.

Sejarah Perjuangan Menuju Pengakuan

Perjalanan penghayat kepercayaan menuju keakuan nasional tidaklah mudah. Sejak tahun 2016, Mahkamah Konstitusi menetapkan bahwa identitas kepercayaan dapat dicantumkan dalam KTP, mengakhiri polemik selama bertahun-tahun. Namun, upaya untuk mengakui hari besar keagamaan masih menghadapi tantangan. Kini, 13 Juli menjadi simbol penting yang mendorong adanya Latest Program untuk memperkuat posisi kepercayaan dalam kerangka keagamaan nasional.

Menurut Triani Yuliastuti, penyuluh kepercayaan di DIY, pengakuan hari libur nasional ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan antaragama. “Ini bisa dibilang sebagai titik balik dalam Latest Program kita. Setidaknya, masyarakat kini mulai memahami bahwa kepercayaan juga layak memiliki hari perayaan,” ujarnya dalam wawancara dengan Suara.com, Jumat (10/7/2026).

Sebelumnya, Triani mengakui bahwa banyak sekolah di DIY mengalami penolakan terhadap siswa penghayat. Beberapa institusi pendidikan mempertanyakan status agama kepercayaan, menyebutnya sebagai “agama kecil” yang tidak memiliki hari besar sendiri. Kini, dengan adanya 13 Juli sebagai hari kepercayaan, perlahan mulai terlihat perubahan masyarakat. “Kebijakan ini membuka peluang bagi kita untuk diakui secara resmi sebagai bagian dari identitas nasional,” tambahnya.

Momen Kebanggaan bagi Komunitas Penghayat

Para penghayat kepercayaan di DIY menganggap 13 Juli sebagai momen bersejarah. Mereka berharap hari ini bisa menjadi perangkat untuk memperkuat eksistensi agama mereka dalam masyarakat. “Kita ingin masyarakat lebih terbuka, tidak hanya mengakui kepercayaan sebagai agama tapi juga merayakannya dengan cara yang layak,” kata Triani.

Menurutnya, Latest Program ini tidak hanya menambah jumlah hari libur, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberagaman. “Kebijakan ini seharusnya bisa mempercepat akui kepercayaan sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional,” harapnya. Dengan adanya hari libur nasional, kepercayaan bisa dilihat sebagai bagian integral dari kehidupan bermasyarakat.

Banyak anggota komunitas kepercayaan mengatakan bahwa ini adalah kemenangan besar. Mereka berharap pengakuan ini bisa memberi ruang bagi lebih banyak kegiatan keagamaan, seperti upacara, ibadah, atau perayaan di lingkungan sekolah. “Kita butuh dukungan dari pemerintah, seperti Latest Program ini, agar kepercayaan tidak hanya dilihat sebagai bagian dari kehidupan tapi juga sebagai bagian dari identitas nasional,” tambah salah satu anggota komunitas di DIY.

Di sisi lain, Triani menekankan bahwa ini adalah awal dari perjuangan lebih besar. Meski hari kepercayaan 13 Juli sudah diakui, ia menginginkan kebijakan ini bisa melahirkan perubahan di tingkat lokal. “Kita masih perlu memperjuangkan keberadaan hari besar sendiri, agar masyarakat bisa merasakan bagaimana kepercayaan dihargai,” jelasnya. Ia juga berharap pemerintah memberi kebijakan yang lebih mendukung keterlibatan penghayat kepercayaan dalam berbagai sektor kehidupan.

Latest Program ini menunjukkan bahwa pergeseran nilai keagamaan di Indonesia semakin terasa. Dengan pengakuan hari 13 Juli sebagai hari kepercayaan, para penyuluh kepercayaan di DIY semakin yakin bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti. “Ini adalah langkah kecil, tetapi signifikan. Kita harap bisa melanjutkan Latest Program ini menjadi perubahan besar untuk masa depan,” pungkas Triani.

Gabung diskusi