Pelabuhan Maumere Tetap Beroperasi Normal Pascagempa
Kondisi sarana dan aktivitas pelayanan di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, masih berjalan sebagaimana mestinya
Pelabuhan Laurentius Say Maumere Beroperasi Normal Setelah Gempa
Narakabar.com – Kondisi sarana dan aktivitas pelayanan di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, masih berjalan sebagaimana mestinya meskipun beberapa bagian bangunan terdampak gempa. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Kamis (20/8/2026) untuk memastikan seluruh layanan tetap berfungsi.
Sistem Digitalisasi Jadi Penopang Layanan
Tito menjelaskan bahwa keberlangsungan operasional pelabuhan ditopang oleh mekanisme cadangan pada sistem digitalisasi pelayanan. Apabila gangguan jaringan internet terjadi, seluruh layanan dapat dialihkan ke titik sementara tanpa hambatan berarti.
“Keterangan dari Pak Kepala Syahbandar ini operasional tetap berjalan. Kan ada sistem digitalisasinya sudah punya backup. Jadi dapat dialihkan ketika ada internet di tempat sementara,” kata Tito dikutip dari ANTARA.
Dalam kunjungan tersebut, Tito juga menerima paparan dari Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengenai kerusakan fisik bangunan pelabuhan. Layanan embarkasi dan debarkasi dilaporkan telah kembali normal, sementara tiga orang tercatat meninggal dunia akibat gempa.
Asesmen Struktur oleh Kementerian PU
Untuk menjamin keamanan jangka panjang, Kementerian Pekerjaan Umum dijadwalkan melakukan asesmen menyeluruh terhadap struktur bangunan pelabuhan. Langkah ini baru akan dilaksanakan setelah kondisi seismik dinilai benar-benar stabil.
Hasil asesmen akan menentukan langkah selanjutnya: apakah bagian yang rusak masih layak diperbaiki atau wajib dibongkar total.
“Apakah strukturnya masih kuat atau tidak. If strukturnya masih kuat, maka tinggal pembangunan dinding, interior, atap, dan lain-lain. Tapi kalau strukturnya tidak kuat, ya mau nggak mau harus dibongkar supaya strukturnya betul-betul kokoh,” ujarnya.
Waspada Gempa Susulan dan Dukungan Kemanusiaan
Berdasarkan data BMKG, gempa berskala lebih kecil masih berpotensi terjadi dalam rentang dua hingga tiga pekan ke depan. Tito mengingatkan agar potensi tersebut tetap diantisipasi oleh seluruh pihak.
Kehadiran pemerintah pusat di wilayah terdampak merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar jajaran kementerian dan lembaga hadir langsung di NTT. Selain pemulihan sarana rusak, pemerintah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga—pangan, air minum, listrik, hingga jaringan komunikasi—tetap terpenuhi.
Tito menegaskan bahwa sebagian masyarakat masih mengalami trauma pascagempa. Pemerintah daerah diminta tidak memaksa warga kembali ke rumah apabila mereka belum merasa aman. Warga yang memilih bertahan di luar rumah tetap berhak memperoleh bantuan dan dukungan sepanjang masa tanggap darurat berlangsung.
“Kita jangan paksa mereka masuk ke dalam. Karena ini gempa sebulan bisa saja terjadi,” pungkasnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pelabuhan Maumere Tetap Beroperasi Normal Pascagempa?
Pelabuhan Maumere Tetap Beroperasi Normal Pascagempa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pelabuhan Maumere Tetap Beroperasi Normal Pascagempa matter?
Pelabuhan Maumere Tetap Beroperasi Normal Pascagempa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
