Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara

William Williams - narakabar.com 3 mins read 2 views

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan dalam penggeledahan yang dilakukan pihak yayasan terhadap ruang kerja mantan Ketua Yayasan berinisial IWD. Temuan ini

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta

Narakabar.com – Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan dalam penggeledahan yang dilakukan pihak yayasan terhadap ruang kerja mantan Ketua Yayasan berinisial IWD. Temuan ini terjadi setelah IWD resmi dipecat dari jabatannya pada 18 April 2026 lalu. Pihak yayasan telah melaporkan temuan sejumlah barang terlarang kepada Polres Metro Jakarta Selatan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Ratusan senjata api dan airsoft gun yang tersimpan di ruang kerja mantan Ketua Yayasan akhirnya terbongkar setelah pintu ruangan dibuka secara paksa. Selain senjata, di dalam ruangan tersebut juga terdapat narkotika serta CD porno yang menambah daftar barang bukti dalam kasus ini.

Latar Belakang Pemecatan IWD

Untung Sangaji, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, menjelaskan bahwa IWD resmi dipecat dari jabatannya sejak 18 April 2026. Pemecatan ini dilakukan menyusul dugaan IWD mengalihkan dana yayasan untuk membeli tanah yang tercatat atas nama istrinya. Dugaan penyalahgunaan keuangan ini menjadi alasan utama mengapa IWD kehilangan posisinya sebagai Ketua Yayasan.

“Jadi alasan dipecat itu adalah karena ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi,” kata Untung di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Atas dasar dugaan tersebut, yayasan juga menonaktifkan istri IWD dari statusnya sebagai anggota pembina. Setelah pemecatan, IWD tidak lagi diperbolehkan melakukan aktivitas atas nama yayasan dan dilarang memasuki area yayasan. Namun, seluruh kunci akses menuju ruangan yang pernah ditempati IWD dibawa olehnya, sehingga pihak yayasan tidak memiliki akses untuk masuk. Situasi ini membuat ruangan tersebut tertutup selama beberapa waktu hingga akhirnya dibuka secara paksa.

Detail Lengkap Temuan Senjata dan Narkoba

Ratusan senjata di ruang ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ternyata disimpan di dalam kotak styrofoam dan karung. Temuan ini merupakan bagian dari pengungkapan 995 pucuk senjata beserta amunisinya yang sebelumnya ditemukan di ruangan yayasan tersebut. Barang bukti terdiri atas 776 pucuk air rifle, 215 pistol, dan empat senapan kaliber 4,5 milimeter. Penyimpanan yang tidak rapi ini menunjukkan bahwa senjata-senjata tersebut mungkin jarang digunakan atau sengaja disembunyikan.

Perkembangan penyelidikan kemudian mengarah pada penemuan barang bukti lain dalam penggeledahan lanjutan. Akibat temuan tersebut, pihak yayasan meminta aparat kepolisian mengusut kasus tersebut secara menyeluruh. Penemuan narkoba ini menambah kompleksitas kasus yang sedang ditangani oleh pihak berwajib.

“Jadi yang hari ini kami juga akan bikin laporan baru terkait dengan penemuan narkoba,” katanya.

Untung mengaku belum mengetahui apakah barang-barang ilegal tersebut merupakan milik IWD atau bukan. Sebab, proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang. Pihak kepolisian akan melakukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan kepemilikan setiap barang bukti yang ditemukan.

“Persisnya kalau kami tidak tahu siapa pemiliknya karena itu adalah kewenangan penyidik untuk mencari,” ungkap Untung.

Proses Hukum yang Sedang Berjalan

Kasus ini kini masuk dalam tahap penyelidikan intensif oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Para penyidik akan memeriksa setiap barang bukti yang ditemukan, termasuk senjata, narkotika, dan CD porno. Proses ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu hingga bulan tergantung pada kompleksitas kasus. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan kasus melalui pengumuman resmi dari pihak kepolisian.

Pihak yayasan juga berencana untuk melakukan audit internal terhadap seluruh aset dan keuangan yayasan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi penyalahgunaan yang terjadi di masa mendatang. Selain itu, yayasan akan memperkuat sistem pengawasan terhadap penggunaan ruangan-ruangan yang sebelumnya dikelola oleh IWD.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Ini

1. Kapan IWD resmi dipecat dari jabatannya? IWD resmi dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Yayasan pada 18 April 2026, menyusul dugaan penyalahgunaan dana yayasan.

2. Berapa total senjata yang ditemukan? Total terdapat 995 pucuk senjata yang ditemukan, terdiri dari 776 air rifle, 215 pistol, dan 4 senapan kaliber 4,5 milimeter.

3. Apa saja barang terlarang yang ditemukan? Barang terlarang yang ditemukan meliputi ratusan senjata api dan airsoft gun, narkotika, serta CD porno.

4. Mengapa IWD tidak bisa mengakses ruangnya? Setelah pemecatan, IWD dilarang memasuki area yayasan. Meskipun kunci ruangan dibawa IWD, pihak yayasan membuka ruangan secara paksa untuk melakukan penggeledahan.

5. Siapa yang bertanggung jawab atas penyelidikan kasus ini? Polres Metro Jakarta Selatan bertanggung jawab atas penyelidikan kasus ini dan akan menentukan kepemilikan setiap barang bukti yang ditemukan.

Gabung diskusi