Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai

Christopher Williams - narakabar.com 3 mins read 2 views

Kawasan Menteng Jaya di Jakarta Pusat kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah warga melaporkan peningkatan aktivitas ular di area tanah kosong yang

Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai

Warga Menteng Minta KAI Bersihkan Lahan Penuh Ular

Narakabar.com – Kawasan Menteng Jaya di Jakarta Pusat kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah warga melaporkan peningkatan aktivitas ular di area tanah kosong yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ular sering muncul warga Menteng melaporkan bahwa kondisi lahan yang terbengkalai selama bertahun-tahun kini menjadi sarang hewan melata tersebut. Permintaan ini disampaikan secara resmi melalui perwakilan komunitas lokal kepada manajemen KAI.

Andicka Prasetia, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Odoy, sebagai Ketua Karang Taruna RW 08 Menteng Jaya, menjadi salah satu tokoh utama yang menyuarakan keprihatinan warga. Ia menjelaskan bahwa lahan seluas beberapa ratus meter persegi tersebut sebelumnya pernah diusulkan untuk diubah menjadi lapangan serbaguna. Namun, usulan tersebut ditolak oleh pihak KAI karena berbagai pertimbangan administratif.

Kondisi Lahan yang Memprihatinkan

Lahan yang terletak di ujung jalan dekat penyelenggaraan Liga Aspal ini kini ditumbuhi semak belukar yang sangat lebat. Menurut Odoy, kondisi ini tidak hanya membuat tampilan kawasan menjadi kumuh, tetapi juga menciptakan lingkungan ideal bagi ular untuk berkembang biak. Warga setempat telah lama mengeluhkan hal ini, namun baru-baru ini keluhan mereka semakin intensif.

“Itu agak maju sedikitlah dari lapangan Liga Aspal itu, yang ada di ujung jalan, dan yang memang lahan itu tuh terbengkalai,” kata Odoy kepada Suara.com, Kamis (6/8/2026).

Selain menjadi tempat persembunyian ular, lahan tersebut juga dimanfaatkan sebagai lokasi pembuangan sampah oleh warga sekitar. Hal ini terjadi karena masyarakat menganggap area tersebut sudah tidak terawat dan tidak ada yang bertanggung jawab atas kebersihannya. Sampah-sampah yang menumpuk semakin memperburuk kondisi lingkungan setempat.

Khawatir Akan Bahaya Bagi Anak-Anak

Aspek keselamatan menjadi concern utama bagi para orang tua di Menteng Jaya. Meskipun ular yang sering terlihat berukuran kecil, warga khawatir masih ada individu yang lebih besar bersembunyi di balik rimbunnya rumput liar. Anak-anak yang biasa bermain di sekitar lokasi menjadi kelompok paling rentan terhadap potensi serangan ular.

“Itu kan jadi bahaya gitu, takutnya ada ular keluar dari situ. Itu kan jadi masalah sebenarnya,” ungkap Odoy.

Ketakutan ini bukan tanpa dasar. Beberapa warga telah melaporkan melihat ular keluar dari semak-semak pada pagi dan sore hari. Kondisi ini semakin diperparah dengan kurangnya penerangan di sekitar lahan tersebut, sehingga aktivitas ular menjadi lebih mudah teramati namun juga lebih sulit diantisipasi.

Harapan Warga Terhadap KAI

Warga Menteng Jaya kini berharap KAI dapat mengambil tindakan nyata untuk membersihkan dan merawat lahan tersebut. Odoy menekankan bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada harus menghadapi dampak ketika insiden sudah terjadi. Dengan perawatan yang rutin, lahan terbengkalai ini bisa kembali bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Beberapa solusi yang diusulkan antara lain pemangkasan semak secara berkala, pemasangan penerangan, dan penutupan area pembuangan sampah liar. Warga juga terbuka untuk kolaborasi dengan KAI dalam mengelola lahan tersebut menjadi ruang publik yang lebih fungsional.

Ular sering muncul warga Menteng telah membuat komunitas lokal semakin aktif dalam menyuarakan kebutuhan akan perbaikan lingkungan. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama antara warga dan KAI, masalah ini dapat diselesaikan secara berkelanjutan. Lahan yang saat ini menjadi sumber kekhawatiran bisa berubah menjadi aset berharga bagi masyarakat Menteng Jaya.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Lahan Menteng Jaya

Siapa pemilik lahan yang terbengkalai di Menteng Jaya? Lahan tersebut merupakan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang telah lama tidak dimanfaatkan.

Di mana tepatnya lokasi lahan tersebut? Lahan berada di RW 08 Menteng Jaya, Jakarta Pusat, dekat dengan lapangan Liga Aspal di ujung jalan.

Apa yang sudah diusulkan warga kepada KAI? Warga mengusulkan dua hal: pertama, pembersihan rutin lahan; kedua, pemanfaatan lahan sebagai lapangan serbaguna.

Apakah ada insiden ular yang sudah terjadi? Warga melaporkan peningkatan frekuensi kemunculan ular, meskipun belum ada laporan resmi mengenai serangan yang menyebabkan luka.

Kapan warga menyampaikan keluhannya? Keluhan disampaikan secara resmi pada Kamis, 6 Agustus 2026, melalui perwakilan komunitas lokal.

Gabung diskusi