Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

Christopher Williams - narakabar.com 4 mins read

Pencairan tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru non-ASN ditargetkan mulai diterima melalui rekening masing-masing pada Senin, 19 Oktober 2026. Kesiapan Surat

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Masuk Rekening pada Senin

Narakabar.com – Pencairan tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru non-ASN ditargetkan mulai diterima melalui rekening masing-masing pada Senin, 19 Oktober 2026. Kesiapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) menjadi salah satu penanda bahwa proses penyaluran telah memasuki tahap akhir.

Jadwal tersebut diharapkan memberi kepastian bagi guru non-ASN yang menanti pemenuhan hak tunjangan profesinya. Anggaran untuk pembayaran TPG disebut telah tersedia, sementara tahapan yang tersisa berfokus pada realisasi penyaluran dana ke penerima.

SP2D Disebut Telah Siap

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa informasi mengenai kesiapan SP2D telah diterimanya dari Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Komunikasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, serta Komisi X DPR RI dilakukan untuk mempercepat pencairan tunjangan tersebut.

Lalu Hadrian, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB 2 Pulau Lombok, menyatakan pencairan diproyeksikan berlangsung pada awal pekan kerja. Ia menyebut SP2D telah siap sejak malam sebelumnya.

“Kemarin saya ditelepon oleh Dirjen Anggaran, menyampaikan malam lalu SP2D-nya sudah siap. Insya Allah Senin cair di rekening penerima,” ujar Lalu Hadrian di Mataram, Senin.

Ia menjelaskan bahwa peluang penyaluran sempat terbuka pada Jumat. Namun, dokumen pencairan diterima pada waktu yang sudah terlalu sore sehingga prosesnya diarahkan ke hari kerja berikutnya. Dengan target Senin, guru non-ASN yang memenuhi ketentuan diharapkan dapat segera melihat dana tunjangan masuk ke rekening mereka.

Anggaran Tersedia, Hak Guru Didorong Segera Dipenuhi

Lalu Hadrian menekankan bahwa tidak ada persoalan ketersediaan anggaran dalam pembayaran TPG guru non-ASN. Karena itu, ia meminta agar penyaluran tidak kembali tertunda. Bagi penerima, tunjangan profesi merupakan hak yang perlu diselesaikan sesuai mekanisme yang telah berjalan.

“Anggarannya sudah ada. Tolong jangan ditahan-tahan karena ini kebutuhan bagi guru-guru kita dan hak mereka untuk menerima itu,” tegas Lalu Hadrian.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kelancaran administrasi setelah SP2D disiapkan. Tahap administrasi berperan menentukan seberapa cepat dana berpindah dari proses pencairan ke rekening penerima. Lalu Hadrian berharap seluruh prosedur lanjutan dapat berlangsung tanpa hambatan agar guru yang berhak tidak perlu menunggu lebih lama.

Target pencairan pada Senin juga menjadi perhatian karena waktu penerimaan dana pada setiap rekening dapat bergantung pada pelaksanaan proses penyaluran. Kendati demikian, kesiapan SP2D menunjukkan bahwa pencairan telah memiliki dasar administratif untuk direalisasikan.

Koordinasi Kemendikdasmen, Kementerian Keuangan, dan DPR

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebelumnya telah menyampaikan bahwa transfer TPG bagi guru non-ASN direncanakan dimulai pada pekan berikutnya. Ia menyambut baik kerja sama lintas lembaga yang mendorong percepatan proses tersebut.

Peran Kemendikdasmen berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan pendidikan dan penyaluran hak guru, sedangkan Kementerian Keuangan terlibat dalam proses pencairan anggaran. Dukungan Komisi X DPR RI turut disebut dalam koordinasi yang dilakukan untuk memastikan pembayaran dapat segera dijalankan.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, dan juga teman-teman di DPR. Insya Allah mulai pekan depan tunjangan guru non-ASN mulai dapat ditransfer,” kata Abdul Mu’ti.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam percepatan penyaluran TPG. Saat proses melibatkan lebih dari satu institusi, sinkronisasi data, kesiapan anggaran, dokumen pencairan, serta pelaksanaan transfer perlu berjalan searah agar penerima memperoleh haknya sesuai target waktu.

Arti Penting TPG bagi Guru Non-ASN

TPG merupakan tunjangan profesi yang berkaitan dengan pemenuhan hak guru. Bagi guru non-ASN yang berhak menerimanya, kepastian jadwal pencairan memberi kejelasan atas proses yang telah dinantikan. Penyaluran yang tepat waktu juga mencerminkan perhatian terhadap kebutuhan para pendidik dalam menjalankan perannya.

Target dana masuk pada 19 Oktober 2026 tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen pemerintah, tetapi juga dengan kepastian bagi penerima. Karena itu, pernyataan bahwa SP2D telah siap menjadi informasi penting bagi guru non-ASN yang menunggu realisasi transfer.

Guru penerima tetap perlu memperhatikan informasi resmi yang berkaitan dengan rekening dan mekanisme penyaluran. Apabila pencairan berjalan sesuai target, TPG akan mulai ditransfer pada Senin ke rekening penerima. Tahapan berikutnya diharapkan berlangsung lancar sehingga hak guru non-ASN dapat segera diterima tanpa penundaan tambahan.

Frequently Asked Questions

What is TPG Guru Non ASN Ditargetkan Cair?

TPG Guru Non ASN Ditargetkan Cair is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does TPG Guru Non ASN Ditargetkan Cair matter?

TPG Guru Non ASN Ditargetkan Cair matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi