Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

What Happened During: Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

Sandra Martin - narakabar.com 3 mins read 9 views

What Happened During: ASN Dilantik di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok What Happened During pelantikan 720 Anggota ASN

What Happened During: Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

What Happened During: ASN Dilantik di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok

What Happened During pelantikan 720 Anggota ASN Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun 2024 di Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor, menjadi peristiwa yang menarik perhatian. Acara yang digelar Senin (15/6/2026) di tengah lapangan sepak bola ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan publik hingga ke pelosok desa.

Keputusan Gubernur sebagai Dasar Pelantikan

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jabar Nomor KEP.259-KPG.02-PPIK-2026 yang ditetapkan di Bandung pada 13 April 2026. Keputusan ini bertujuan mengangkat calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) untuk memperkuat struktur pemerintahan di daerah terpencil.

Dalam sambutan resmi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menekankan bahwa pelantikan ASN di desa tidak hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai upaya membangun kesadaran kolektif bahwa pegawai negeri sipil harus berperan sebagai pelayan masyarakat, bukan hanya di pusat kota tetapi juga di wilayah terpencil.

“Kenapa saya ngajak di sini? Pertama, pemahaman tentang Jabar jangan hanya seputar Gedung Sate karena Jabar itu luas. Yang kedua, agar mengerti tentang potensi dan tata letak wilayah Jabar,” ujar Dedi Mulyadi.

KDM menyoroti lokasi pelantikan yang berdekatan dengan Pakuan Pajajaran, bekas ibu kota Kerajaan Sunda. Wilayah ini dikenal memiliki alam yang indah dan diapit oleh pegunungan, sehingga menjadi lokasi strategis untuk menegaskan komitmen pembangunan daerah. “Jika jalannya sudah dibangun dengan baik, dengan landscape alamnya yang sangat luar biasa untuk wisata, maka perekonomian masyarakat akan membaik,” tambahnya.

Menurut KDM, peningkatan kualitas pembangunan di desa terpencil harus diimbangi dengan kebijakan yang memprioritaskan kebutuhan lokal. Ia mengingatkan bahwa lahan milik warga Jabar jangan dijual ke pihak luar, agar alam dan hutan tetap terjaga dari pengembangan perumahan mewah yang sering diakses oleh pendatang dari kota.

Pelantikan ASN sebagai Langkah Membangun Kesadaran Kolektif

Pelantikan ini juga menjadi momen penting dalam mendorong ASN untuk lebih dekat dengan masyarakat. KDM berharap para pegawai negeri sipil tidak hanya fokus pada tugas administratif, tetapi juga aktif melihat kondisi lapangan langsung. “Nah, ini yang harus menjadi kesadaran kolektif. Maka kita memasuki birokrat era baru yaitu birokrat bekerja cepat,” tegasnya.

Seusai acara pelantikan, ASN yang baru diangkat langsung melaksanakan bakti sosial. Mereka membantu warga kurang mampu di Desa Sukawangi, dengan kegiatan seperti pengumpulan sumbangan sukarela dan renovasi rumah tidak layak huni. Tindakan ini menunjukkan tanggung jawab ASN dalam membangun masyarakat secara langsung.

KDM mengapresiasi upaya ASN tersebut, menilai ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Pajak yang dipungut dari rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan jalan, sarana pendidikan, dan kesehatan,” tambahnya, menegaskan bahwa pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan warga.

Salah satu warga penerima bantuan, pasangan Obar dan Ela, mengucapkan terima kasih atas sumbangan uang renovasi rumah sebesar Rp20 juta. Uang tersebut akan digunakan untuk membangun kamar mandi dan mengganti rumah panggung mereka. KDM pun menambahkan bantuan tambahan Rp15 juta untuk membeli sapi, yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Gabung diskusi