Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri

Emily Moore - narakabar.com 3 mins read 1 views

Kombes Pol Ferli Hidayat resmi kembali ke Markas Besar Polri dengan pengukuhan sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri. Sempat Dicopot Usai Tragedi

Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri

Ferli Hidayat Dilantik Koorspripim Polri Setelah Tragedi Kanjuruhan

Narakabar.com – Kombes Pol Ferli Hidayat resmi kembali ke Markas Besar Polri dengan pengukuhan sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri. Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, perjalanan karir perwira menengah ini menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi tantangan profesional. Pengukuhan ini diresmikan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1585/VII/KEP/2026 yang diterbitkan pada 5 Agustus 2026.

Jabatan Koorspripim merupakan posisi strategis yang bertanggung jawab membantu pelaksanaan tugas kedinasan serta misi-misi khusus yang ditugaskan kepada Kapolri dan Wakapolri. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di dunia kepolisian, Ferli membawa serta rekam jejak yang solid dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di berbagai daerah.

Sebelum pengukuhan resmi, Ferli telah lebih dulu menduduki jabatan Pejabat Sementara Koorspripim Polri pada tahun 2026. Proses transisi ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari pimpinan Polri terhadap kemampuan dan integritas perwira kelahiran 1982 ini.

Peran Penting Koorspripim Polri

Sebagai Koorspripim, Ferli Hidayat akan menjadi jembatan komunikasi antara pimpinan Polri dengan berbagai unit kerja di lingkungan Mabes Polri. Posisi ini memerlukan kemampuan manajerial yang mumpuni serta pemahaman mendalam tentang dinamika kepolisian nasional. Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Ferli membuktikan bahwa ia mampu bangkit dan kembali ke posisi strategis.

Peran strategis ini mencakup koordinasi berbagai program prioritas kepolisian, termasuk modernisasi sistem keamanan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan hubungan masyarakat. Ferli diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan yang kompleks.

Tragedi Kanjuruhan: Titik Balik Karier

Ferli Hidayat menjadi sorotan publik ketika menjabat sebagai Kapolres Malang pada masa Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Kerusuhan bermula setelah pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. Beberapa suporter memasuki lapangan setelah Arema kalah di kandang sendiri.

Untuk mengamankan situasi, aparat menggunakan gas air mata, termasuk menyemprotkan ke tribun yang masih penuh penonton. Kejadian ini menyebabkan kepanikan massal yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya akibat sesak napas serta berdesakan. Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Ferli dari jabatannya pada 3 Oktober 2022 melalui Surat Telegram Nomor ST/2098/X/KEP/2022.

Masa pasca-tragedi menjadi periode refleksi bagi Ferli untuk mengevaluasi kinerja dan mempersiapkan diri kembali ke posisi kepemimpinan. Selama hampir empat tahun, ia menjalani mutasi sebagai Pamen SSDM Polri sambil terus mengembangkan kompetensi profesionalnya.

Jejak Karier yang Solid

Ferli memulai perjalanan karirnya sebagai perwira pertama di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2004. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian selama periode 2009 hingga 2011, yang menjadi fondasi penting dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan.

Berikut sejumlah jabatan yang pernah diemban oleh Ferli Hidayat:

Kasat Pembinaan Taruna (Kasattar) Korbintarsis Akpol pada tahun 2011.

Paur STNK Ditlantas Polda Kalimantan Timur dari tahun 2011 sampai 2012.

Kasat Lantas Polres Berau pada tahun 2012.

Kasubbag Bungkol Spripim Mabes Polri.

Kapolres Malang sejak 23 Februari 2022.

Pamen SSDM Polri setelah dimutasi pasca Tragedi Kanjuruhan pada tahun 2022.

Pejabat Sementara Koorspripim Polri pada tahun 2026.

Resmi dikukuhkan sebagai Koorspripim Polri melalui Surat Telegram Kapolri pada 31 Juli 2026.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Ferli Hidayat

Apa itu jabatan Koorspripim Polri? Koorspripim adalah singkatan dari Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri. Jabatan ini bertanggung jawab membantu Kapolri dan Wakapolri dalam menjalankan tugas kedinasan serta koordinasi misi-misi khusus kepolisian.

Kapan Ferli Hidayat dicopot dari Kapolres Malang? Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Malang pada 3 Oktober 2022, tiga hari setelah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.

Berapa lama Ferli menjalani mutasi pasca-Tragedi Kanjuruhan? Ferli menjalani mutasi sebagai Pamen SSDM Polri selama hampir empat tahun, dari tahun 2022 hingga pengukuhan kembali sebagai Koorspripim pada 2026.

Apa latar belakang pendidikan Ferli Hidayat? Ferli menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) selama periode 2009 hingga 2011, setelah memulai karirnya sebagai perwira pertama di Polda DIY pada tahun 2004.

Dengan pengukuhan ini, Ferli kini kembali menempati posisi strategis di lingkungan Mabes Polri setelah hampir empat tahun sejak dicopot dari jabatan Kapolres Malang menyusul Tragedi Kanjuruhan. Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, perjalanan karir Ferli menjadi contoh ketangguhan dalam dunia kepolisian Indonesia.

Gabung diskusi