Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Sarah Martinez - narakabar.com 4 mins read 1 views

Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta kembali menjadi pusat perhatian pada Kamis, 6 Agustus 2026. Rapat koordinasi refocusing Program Makan

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Sudah Turun Berapa Kilo?

Narakabar.com – Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta kembali menjadi pusat perhatian pada Kamis, 6 Agustus 2026. Rapat koordinasi refocusing Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung dengan suasana yang tidak hanya formal, tetapi juga penuh keakraban. Dalam pertemuan tersebut, Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono menjadi momen yang menarik perhatian para peserta rapat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang dikenal dengan panggilan Zulhas, melontarkan candaan hangat kepada Sudaryono yang baru saja memimpin Badan Gizi Nasional.

Peristiwa Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono ini terjadi di tengah pembahasan intensif mengenai percepatan program MBG. Zulhas tiba-tiba menyinggung perubahan fisik yang tampak pada Sudaryono. Kepala BGN tersebut terlihat lebih ramping dibandingkan saat pertama kali dilantik beberapa pekan sebelumnya. Candaan ini pun langsung memecah ketegangan dalam rapat yang sedang berlangsung.

“Sudah turun berapa kilo? Belum sebulan sudah turun berapa kilo? Kerjanya luar biasa,” ucap Zulhas dengan senyum lebar kepada Sudaryono.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu kemudian melanjutkan candaannya dengan doa yang menggemaskan. Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono kali ini disertai harapan agar Sudaryono semakin kurus dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan satu-dua bulan lagi bisa makin kurus,” kelakarnya. Komentar ini mendapat tawa dari para peserta rapat yang menyaksikan interaksi hangat antara kedua pejabat tersebut.

Sudaryono Resmi Memimpin BGN Sejak 22 Juli 2026

Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala BGN pada Rabu, 22 Juli 2026. Pelantikan ini menandai pergantian kepemimpinan setelah Nanik S Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Sejak saat itu, Sudaryono telah memimpin BGN selama kurang lebih satu bulan. Selama masa jabatannya, ia telah melakukan berbagai perubahan strategis, termasuk refocusing Program MBG agar lebih tepat sasaran.

Program Makan Bergizi Gratis yang kini di bawah koordinasi Sudaryono memiliki fokus utama pada kelompok rentan. Balita, anak dengan masalah gizi atau stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui menjadi prioritas utama penerima manfaat. Sementara itu, anak dari keluarga mampu dikecualikan dari program ini untuk memastikan distribusi yang lebih adil dan efisien.

Target Aktivasi Dapur Bertahap Dimulai Pekan Depan

Badan Gizi Nasional menargetkan aktivasi dapur bertahap mulai pekan depan. Fokus utama program ini adalah wilayah Indonesia timur dan kepulauan terpencil. Sudaryono menargetkan sekitar 1.700 dapur MBG di wilayah dengan kasus stunting tinggi telah rampung dibangun dan siap beroperasi. Target ini menjadi prioritas karena wilayah-wilayah tersebut memiliki kebutuhan yang lebih mendesak.

“Semua akan dibereskan. Minggu depan mana yang masih kurang akan menjadi prioritas, terutama Papua, NTT, Nias, Maluku, Maluku Utara, dan daerah-daerah kepulauan yang jauh karena mereka sangat membutuhkan,” kata Sudaryono dengan tegas.

Perluasan program MBG ke wilayah Indonesia timur ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi kesenjangan gizi. Sudaryono menjelaskan bahwa distribusi dapur akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas layanan. Setiap dapur akan dilengkapi dengan tenaga pelaksana dan bahan baku yang memadai.

Reaksi dan Dampak dari Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis telah mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Namun, implementasinya tidak lepas dari tantangan yang perlu diatasi. Sudaryono mengakui bahwa masih ada beberapa wilayah yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal infrastruktur dan logistik. Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono dalam kesempatan tersebut juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan BGN.

Menurut data terbaru, program MBG menargetkan cakupan yang lebih luas di tahun 2026. Fokus pada wilayah dengan tingkat stunting tinggi menjadi kunci keberhasilan program ini. Sudaryono optimis bahwa dengan aktivasi dapur bertahap, program MBG dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

FAQ: Pertanyaan Seputar Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono

Apa itu Program Makan Bergizi Gratis (MBG)? Program MBG adalah inisiatif pemerintah Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi bagi kelompok rentan, termasuk balita, anak dengan masalah gizi, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kapan Sudaryono dilantik sebagai Kepala BGN? Sudaryono resmi dilantik pada Rabu, 22 Juli 2026, menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena sakit.

Berapa banyak dapur MBG yang ditargetkan untuk diaktifkan? Badan Gizi Nasional menargetkan sekitar 1.700 dapur MBG di wilayah dengan kasus stunting tinggi untuk rampung dibangun dan beroperasi.

Wilayah mana saja yang menjadi prioritas aktivasi dapur? Wilayah Indonesia timur dan kepulauan terpencil menjadi prioritas, termasuk Papua, NTT, Nias, Maluku, dan Maluku Utara.

Apa yang dimaksud dengan refocusing Program MBG? Refocusing Program MBG adalah penataan ulang program agar lebih tepat sasaran dengan memprioritaskan kelompok rentan dan mengecualikan anak dari keluarga mampu.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program MBG dan perkembangan terbaru, Anda dapat mengunjungi [artikel terkait di Suara.com](https://www.suara.com/news/2026/08/06/200349/zulhas-goda-kepala-bgn-sudaryono-belum-sebulan-menjabat-sudah-turun-berapa-kilo).

Gabung diskusi